Overseas Think Tank for Indonesia

facilitating intellectuals to contribute to indonesia

BERGURU PADA CUCU PENDEKAR PINCANG

with 16 comments

Latihan kung fu
Image source: darkfall.buzznet.com

Beni Bevly
Adalah hal yang sangat menyenangkan jika aku, sebagai seorang remaja pada saat itu, dan teman-teman pergi nonton film kung fu Hong Kong. Dari peristiwa menonton itu, banyak pengalaman yang diperoleh, termasuk memahami pengaruh “immoral majority” falam tindak tanduk kehidupan masyarakat Indonesia secara umum.

Sekitar tahun 1984, pada suatu malam, kami berangkat ke bioskop Gertak Tiga, Pontianak dengan naik oplet. Sesampainya di bioskop, seperti biasa, sudah berjimbun orang berkumpul di loket. Uang yang sudah aku siapkan di tangan, yang ku peroleh dengan menjual ikan hias piraanku, ku gemgam erat-erat. Aku berjuang, tolak kiri-kanan, dan mendesak maju ke depan loket sambil ngos-ngosan. Aku harus bersaing dengan belasan atau puluhan orang dewasa yang jauh lebih tinggi dan besar dariku.

Karcis sudah di tangan, maka melangkah masuklah aku dan teman yang lain de dalam bioskop. Di sana kami dusuk sesuai dengan nomor yang ditentukan. Aku tidak sabar menunggu supaya film kung fu tersebut mulai. Ketika sedang menikmati film itu, aku biasanya sangat terganggu oleh asap rokok orang di sebahku, pembicaraan, sorakan dan tepuk tangan penonton yang lainnya.

Ketika selesai pertunjukan, salah satu temanku kehilangan sandalnnya. Kami menghabiskan waktu yang cukup lama untuk mencari sandal tersebut. Akhirnya, penjaga bioskop menggiring kami keluar.

Tak disadari, hari sudah larut malam, oplet pun sudah tidak beroperasi lagi. Dengan terpaksa, aku dan teman-temanku pulang dengan berjalan kaki, termasuk yang kehingan sandalnya. Perjalanan tersebut memakan waktu lebih dari satu jam.

Pada keesokan harinya, kami berkumpul lagi dan membicarakan film yang ditonton. Kami sepakat untuk membikin peralatan latihan, seperti tiang untuk menggantung karung pasir dan mencari tongkat rotan yang mirip dipakai oleh sang pendekar. Lalu kamipun beraksi seperti akting para karakter di film itu. Salah satu temanku, yang neneknya sangat misterius dan pincang, kami angkat sebagai guru, maka jadilah aku dan beberap temanku berguru pada cucu pendekar pincang.

Murid cucu Pendekar Pincang
Image source: skywithoutlimit.com

Dari peristiwa di atas ada tiga hal yang patut diperhatikan. Petama, peristiwa berebutan memebeli karcis di loket. Kedua, nonton sambil bicara, teriak, tepuk tangan dan merokok. Ketiga, sandal yang di curi. Ketiga hal ini mencerminkan betapa tidak teratur dan disiplinnya masyarakat kota Pontianak pada saat itu. Hal ketiga mencerminkan sifat yang sangat tidak terpuji, yaitu memiliki barang yang bukan haknya dengan cara illegal.

Dalam kaitan dengan tindakan publik di atas, aku ingat akan seorang psychologist social yang bernama Solomon Asch. Pada tahun 1952, Asch memperkenalkan teori “the Asch effect” yang menerangkan bahwa 85% dari setiap individu yang menjadi objek penelitiannya setidaknya pernah mengikuti dua kali kemauan “immoral majority” walaupun individu tersebut tahu bahwa ia benar dan kamauan moyoritas adalah salah (Salomon Asch, Socialogy Psychology, 1952).

Pendapat Asch ini agaknya bukan hanya bisa dipakai untuk menguji peristiwa menonton di atas, tetapi juga bisa dipakai untuk melihat masyarakat Indonesia secara umum, di mana ketidak-teraturan sosial, immorality, dan korupsi meraja rela. Jika Asch melihat bahwa 85% individu akan mengikuti kemauan “immoral majority” paling tidak dua kali, maka aku perkirakan bahwa 85% dari masyarakat Indonesia mengikuti kemauan “immoral majority” hampir setiap kali.

Mari kita kembali ke film kung fu yang aku tonton di atas. Film itu pada intinya menceritakan seorang anak muda Cina yang keluarganya di bunuh oleh penjahat. Pada masa itu masyarakat dilanda kekacauan sosial, politik dan kemelaratan ekonomi sehingga moral dilupakan. Semua perbuatan immoral menjadi “sah”, termasuk pembunuhah terhadap keluarga pemuda itu.

Maka pergilah pemuda tersebut ke kuil Shaolin untuk belajar kungfu supaya bisa balas dendam. Setelah ilmu bela dirinya mencapai kesempurnaan, dia bekelana mencari musuh besarnya itu. Setelah ketemu, dia tidak membunuh musuhnya itu untuk balas dendam. Karena ilmu kebijaksanaan yang dipelajari di kuil Shaolin menyadarkan dia bahwa betapa tidak baiknya tindakan balas dendam. Maka jadilah ia seorang pembela kebenaran sejati.

Cerita film kung fu yang tipikal di atas menyampaikan pesan moral yang tinggi dengan menunjukkan bagaimana pemuda Cina tersebut menolak teori the Asch effect. Betapa indahnya jika mayoritas dari masyarakat kita bertindak seperti pemuda dalam film kung fu itu.

_____
*Beni Bevly holds BA in Political Science, MBA in Marketing, and is a DBA (Doctor of Business Administration) candidate. He is the founder of Overseas Think Tank for Indonesia.

16 Responses to 'BERGURU PADA CUCU PENDEKAR PINCANG'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'BERGURU PADA CUCU PENDEKAR PINCANG'.

  1. perguruan kungfu cina sangat menyenangkan, tehnik
    totokannya bisa membuat orang menjadi lumpuh……..

    #*jien sho*#

    yahya

    28 Oct 10 at 5:01 pm

  2. Thanks very much for posting this awesome info! I am looking forward to seeintg more posts.

    Ayako Staniec

    10 May 11 at 12:02 pm

  3. Woah! I’m really digging the template/theme of this website. It’s simple, yet effective. A lot of times it’s very difficult to get that “perfect balance” between usability and appearance. I must say that you’ve done a awesome job with this. Also, the blog loads extremely quick for me on Internet explorer. Outstanding Blog!

  4. Thank you for a great evaluate. I was searching for credible info about this product that i wished to purchase for sometime, now I will publish a feedback opinion about this item as soon as possible.

    Brandon Stanley

    8 Jun 11 at 6:15 pm

  5. Hello. Congrats. Some expect this for a Wednesday. This is a great story. Thanks!

  6. Nice information i must say i get a few things i was looking for. La Jolla Plumbing

    La Jolla Plumbing

    15 Aug 11 at 3:49 am

  7. I adore this page. Always been very informational. Lets hope you’ll carry on the good work and maintain the common. Have fun.

  8. Wow! Thank you! It’s my job to needed to write within my site something like that. May i play a part of your respective post to my blog?

  9. Hello, everyone! I don’t mean to hijack this discussion, but has anyone conducted business with Comcast Service Center 240 Sip, Avenue Jersey City NJ, 07306 (201) 254-7867? I’m looking into going to them for their debt consolidation assistance, but unfortunately have undergone some huge frustrations with debt consolidation companies in earlier times. Thanks!

    Ernie Garratt

    5 Oct 11 at 9:47 pm

  10. Evidently this topic can be quite challengeable for many individuals, my estimation is the fact that you need to have a middle or common ground that many of us all can find. I actually do appreciate that you’ve added useful, relevant and rational commentary here though. A lot as a consequence of you ,!

  11. |I don’t typically interrupt wonderful conversations such as this with questions, but I really need the help of anyone who is happy to lend me a hand. I’m conducting some research employing Comcast 3103 E Grant Ave Fresno CA, 93702 (559) 354-9118 and I was wondering if anyone here has used them previously. I am looking for both the positive and negative elements of their business. Please make contact with me at the earliest opportunity for this is vital. I appreciate it.

    Shera Monfort

    11 Oct 11 at 4:40 pm

  12. Beyond Bodybuilding – Book Review. August 22nd, 2011. Goto comments Leave a comment. One of the biggest problems with strength training for mountain

    andrew pelzer facebook

    16 Oct 11 at 7:43 am

  13. Hi, We’re looking at web-site with all the apple iphone which will appears to be fairly strange. Assumed you’d desire to be familiar with. It can be awesome article with that in mind, simply don’t clutter that will upwards.

  14. That’s Too nice, as it pertains in india hope it could produce a Rocking spot for youngster. hope that can come true.

    Allen Plumbing

    5 Dec 11 at 6:05 am

  15. Hey comfortable blog! Man . Beautiful . Amazing . I will bookmark your blog and use the feeds also. Castro Valley Movers

  16. The post is printed in very a great manner and it also entails many useful information in my situation. I’m thrilled to find your distinguished way with words the post. So you allow me to recognise and implement the thought. Thanks for the post. Los Gatos Plumbing

Leave a Reply