EDELWEISS: Bunga Abadi
Oleh Beni Bevly
Salah satu kegiatan yang aku gemari pada masa SMA dan kuliah adalah hiking. Dengan hiking, aku merasa menjadi satu dengan alam, suara burung, angin keresekan daun, bahkan hujan membuatku menjadi “hidup”. Tidak hanya itu, setelah mencapai kepuncak, “rasa hidupku” semakin menjadi. Aku merasakan kemegahan jagat raya dan bumi di mana aku berpijak. Pada saat itu aku merasa ada interaksi dengan alam dan gunung di mana aku bepijak. Maka bisalah dimengerti jika John Muir, pendiri Sierra Club, USA, organisasi pelindung alam terbesar di dunia, berkata, “Let us do something to make the mountains glad” sebagai imbalan bahwa gunung telah membuat kita “hidup.”
Tempat favorit untuk hiking-ku adalah di Gunung Gede. Apa yang menarik dari Gudung Gede, sehingga aku memilih tempat ini? Alasan utamanya, selain yang aku kemukakan adalah tantangan yang masih dalam jangkauan. Alasan lain adalah romantisme remaja akan kisah bunga Edelweiss yang sering dicetuskan oleh penulis cerpen atau novel.
Biasanya aku dan temanku tiba di kaki Gunung Gede pada siang hari. Kami melakukan pengecekan terakhir. Hiking dimulai ketika hari menjelang sore. Begitu hendak memasuki trail, aku harus melewati pos penjaga. Di pos ini aku dan temanku yang lain akan diberitahu tentang peraturan larangan dan akibat pelanggaran aturan. Sebelum dilepaskan, kami diminta untuk push up sebagai bukti bahwa bahwa kami memiliki kekuatan fisik untuk mendaki.
Walaupun kesulitan trail untuk mencapai puncak aku kategorikan moderat, aku tetap bersikap sikap hati-hati. Ada dua tempat yang aku kira cukup berbahaya. Pertama, melewati genangan air. Seingatku, trail ini luasanya sekitar satu meter. Di sampingnya terdapat jurang curam yang dalam. Di antara genangan air yang kedalamannya bisa mencapai sepinggang itu terdapat batu yang berlumut dan licin. Batu inilah yang menjadi tempat kami menginjak. Jika tidak hati-hati, kemungkinannya adalah terpeleset dan jatuh kejurang tersebut.
Kedua, kami menyebutnya sebagai tanjakan maut. Tanjakan itu curammnya melebihi 45 derajat. Seperti biasanya, di hutan tropis, keadaan tanah dan batu yang lebih banyak diselimuti oleh lumut dan embun yang lembab dan becek. Di sana telah di pasang jaringan tambang. Pada suatu saat uku terlalu mengandalkan tambang itu. Aku mendaki dengan keyakinan penuh sambil membetot dan menginjak tambang tersebut. Setelah beberapa kali merayap, tiba-tiba tambang yang aku injak itu putus. Karena kehilangan injakan, badanku melorot, tetapi cukup beruntung bahwa aku memegang tambang yang lain dengan kencang. Pada saat itu, aku rasa jantungku mau copot.
Setelah melewati separuh perjalanan, kami beristirahat di salah satu pos yang disebut Kandang Badak. Di situ, di tengah udara yang dingin dan membuat tanganku bebal kesemutan, di tengah gelap yang hanya kedengaran suara air mengalir dan suara jengkrik, kami mendirikan tenda memasak indomie mengunakan portable kompor yang kami bawa. Setelah itu kami beristirahat, menghimpun tenaga untuk mengadakan “serangan fajar”. Serangan fajar yang kami maksudkan adalah meneruskan dakian pada saat yang tepat, yaitu pagi hari sehingga begitu sampai di puncak, kami bisa menikmati keindahan dan kemegahan alam melalui sinar matahari terbit.
Di puncak Gunung Gede inilah, bunga Edelweiss (Leontopodium alpinum) bisa ditemukan. Bunga ini berwarna putih-abu-kehijauan. Mereka tumbuh membentuk rimbunan kecil di permukanan tanah. Ketika dipetik dan disimpan di tempat kering dan temperatur ruangan, bunga ini tidak akan berubah warna seolah-olah ia tetap hidup dan abadi. Inilah keistimewaannya sehingga ia sering menjadi lambang kecintaan seorang remaja pria terdadap kekasihnya. Hal ini jugalah yang memancing para pendaki untuk memetik dan membawanya pulang.
Bunga Edelweiss dikelompokkan sebagai tanaman yang dilindungi oleh pemerintah, karena itulah setiap pendaki diperingatkan kembali untuk tidak memetik bunga ini. Bagi siap yang melanggar ketentuan ini akan dihukum dan didenda. Agaknya larangan dan ancaman hukuman ini semakin menunjukkan kejantanan, keteguhan hati dan pengobanan para pedaki remaja itu untuk membuktikan cinta mereka terhadap kekasihnya. Juga membuktikan betapa romantis mereka.
Maka tidaklah heran jika salah satu temanku memetik beberapa tangkai dan memasukkannya ke celana dalam di antara kedua selangkangannya. Ia telah mempersiapkan dari rumah dengan mengenakan dua lapis celana dalam. Dengan begitu ia bisa lolos dari geledahan penjaga pos di lereng gunung.
Setelah tinggal di AS kegemaran yang satu ini tidak aku bisa tinggalkan. Selama ini tempak yang aku temuai paling menyenangkan adalah hiking di bukit El Capitain. Bukit ini terletak di taman lindung Yosemite, Kalifornia Utara. Selain terkenal dengan bukit El Capitain-nya – yang sering dijadikan objek foto oleh gotografer terkenal, Ansel Adam – Yosemite juga terkenal dengan air terjunnya yang indah, pohon seqoia raksasa yang lobang di batang bawahnya bisa delewati mobil dan hampir setinggi monas, beruang dan macan gunung liarnya.

Image source: extranomical.com
Dalam perjalanan ke Yosemite dengan mengendarai, ada sebuah terowogan yang cukup panjang perlu dilewati. Sekeluaranya dari terowongan tersebut, pemandangan bukit El Capitain yang spektakuler itu langsung terlihat. Di kaki bukit tersebut ada beberapa trail. Di mulut trail itu ditulis informasi yang jelas mengenai tingkat kesulitan, jarak dan hal-hal yang mesti diperhatikan. Salah satunya adalah adanya binatang buas seperti macan gunung. Sebagai pendaki, untuk melindungi diri, pendaki diijinkan membawa senjata api dan tajam lainnya.
Umumnya, aku memilih trail yang bisa pulang hari. Trail di El Capitain, jika dibandingkan dengan Gunung Gede, sangatlah aman dalam pengertian petunjuknya jelas, jalannya tidak becek dan belumut, tambang yang ada sangat kuat. Dengan kondisi ini, kecuali kecerobohan sendiri, seorang pendaki sulit untuk melorot dan jatuh karena tanah longsor atau licin.
Kondisi ini bisa dipertahankan karena “park ranger” melakukan perawatan berkala, seperti mengali saluran air, memindahakan batu yang longsor, meminggirkan pohon yang tumbang, dan mengganti tambang yang rapuh dengan tetap mempertahankan kealamian daerah itu. Selain itu di alam sub tropis, pada masa semi, panas dan gugur, hujan tidak turun, jadi alam hanya basah dan lembab selama kurang lebih 3 bulan dalam satu tahun.
Hal lain yang aku perhatikan bahwa sepanjang trail, sulit detemukan sampah berupa kantong plastik, botol air minum, atau bahkan puntung rokok. Menyimpan sampah di kantong baju atau di tasnya sendiri sampai ketemu tong sampah baru dibuang adalah kebiasaan umum di USA.
Dalam pendakian itu, aku melihat macan gunung sedang minum air dikali yang jernih. Dengan berhati-hati aku mencari angle yang baik dan memfoto macan itu.
Apa kesenangan hi king di Gunugn Gede, Indonesia dan di bukut El Capitain, Amerika? Kesenangan umumnya adalah tantangan yang menumbulkan rasa ingin menaklukkan, yaitu menaklukkan rasa letih, pegal di kaki dan keinginan untuk menyerah. Sebagai imbalannya adalah kagum atas kemampuan diri ku berjalan dan memanjat sedemikian jauh dan menikmati alam dari ketinggian. Bedanya dengan di Gunung Gede, keamanan dan kebersihan di bukut El Capitain lebih baik.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Pemakai dan pengurusnya mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab yang tinggi. Mereka tahu mana tindakan yang merusak lingkungan dan mana yang memelihara lingkungnan. Mana yang sebaiknya dilakukan dan mana yang tidak. Mereka bekerja sama, bukannya kucing-kucingan dengan pendaki yang ingin mendapatkan bunga Edelweiss sebagai lambang semu bukti kejantanan dan cinta mereka tanpa memperhatikan kelangengan bunga itu sendiri. Agaknya itulah maksud John Muir dengan, “Let us do something to make the mountains glad.”
_____
*Beni Bevly holds BA in Political Science, MBA in Marketing, and is a DBA (Doctor of Business Administration) candidate. He is the founder of Overseas Think Tank for Indonesia.




hey………namaku yuni,salam kenal. kamu suka hi king ya? apa kamu seorang anak pecinta alam, kurasa itu pasti. kenalkan aku juga anak PA dari SMAGAPALA di Surabaya. karya tulis kamu bagus, aku suka mbacanya. Oh ya, aku juga penggemar bunga edelweiss, senang berkanalan denganmu.OK kapan2 kita sambung lagi, by…..
yuni eka
13 Apr 07 at 4:28 am
Terima kasih, Yuni.
Kamu benar aku sangat senang dengan alam, tapi jika dibandingkan dengan teman ku yang di MAPALA-UI, aku bukan apa-apa.
Aku senang berkenalan dengan kamu. Termasuk sulit untuk mencari teman seorang wanita yang pencinta alam. Waktu kuliah di UI aku kenal beberapa orang, tetapi semenjak tinggal di Amerika, biasanya aku sendiri atau hanya ada satu – dua teman lelaki yang sehobi dan bisa diajak “bersusah” menikmati keindahan alam.
Aku senang dengan banyak bunga, tapi edelweiss menempati urutan utama. Sayang sudah lebih dari sepuluh tahun aku tidak melihataya di alam bebas.
Salam kenal.
Beni Bevly
13 Apr 07 at 9:36 am
alooow ben, thank’s atas balasannya.kamu balas d FS ku ya…plissss. kita bisa tuker pengetahuan about edelweisss coz aku suka banget ma bunga itu. thank’s
yuni eka
19 Apr 07 at 4:32 am
Yuni,
Aku mau balas di FS kamu, tapi aku nggak tahu apa itu FS. Maklum, aku sudah lama di luar Indonesia, jadi banyak ketinggalan dalam istilah bahasa. Aku juga klik under “yuni eka” di kolom commentnya Yuni, tapi nggak ada link ke web site atau blog Yuni.
Aku suka sekali bisa tukar pikiran dengan Yuni. Ini link yang aku pikir cukup informatif http://en.wikipedia.org/wiki/Edelweiss.
Tunggu balasannya. Yuni bisa email aku ke benibevly@prodigy.net
Beni Bevly
19 Apr 07 at 10:00 am
hey kawan, ngga apa klo km ngga balas d FS, tapi kita bisa comunikasi d sini kan?
kamu lama di sana, apa nggak rindu sama indonesia. kurasa sayang kalau kamu nggak kembali ke sini?
kamu kerja atau nerusin sekolah d sana?
gimana sih kehidupan d sana,maklum aku masih SMA jadi kurang tau banyak tetapi bukan berarti aku nggak tau dan nggak mau tau looo….
yuni eka
21 Apr 07 at 7:34 pm
Aku di sini sedang meneruskan kuliah S3, selain itu juga punya usaha sendiri untuk menunjang biaya hidup yang cukup mahal.
Nama sekelolahan Yuni apa? Di Surabaya di bagian mana?
Beni Bevly
23 Apr 07 at 6:24 pm
wahh….. hebat juga kamu. aku sekah d sma 3, surabaya utara. bentar lagi aku juga naik klas 3 kemudian unas dech! kamu membiayai kuliah sendiri memang ortu kamu kemana?mandiri banget….
yuni ea
25 Apr 07 at 10:27 pm
Orang tuaku membiaya sekolahku sampai S1. Aku pikir itu sudah lebih dari cukup dan aku berterima kasih sekali terhadap mereka. Selanjutnya, untuk S2 dan S3 aku sendiri yang biayai.
Di Amerika, umumnya setelah lulus SMA, mereka lepas dari orang tua dan membiayai kehidupan sendiri, seperti membayar apartement, sekolah dll. Jika ada yang masih tinggal di rumah ortu, banyak dari mereka yang bayar sewa ke ortu mereka.
Itulah kejomplangan gaya hidup di Amerika. Pada masa SMA dan sebelumnya, mereka dilindungi habis-habisan, setelah lulus SMA merkea dilepas habis-habisan. Yang kuat akan survive dan sukses.
Beni Bevly
27 Apr 07 at 8:10 am
Ben, menurut kamu ada bedamggak edelweiss indonesia sama AS? setelah kamu hi king selama ini.
yuni eka
28 Apr 07 at 5:33 am
Selama ini aku belum ketemu edelweiss di Amerika. Aku nggak tahu gimana bentuknya.
Fotonya di atas adalah edelweiss yang ada di Eropa. Kayaknya bentuknya lain dari yang ada di Gunung Gede. Menurut kamu gimana?
Beni Bevly
1 May 07 at 12:20 pm
q sih blom pernah ke g.gede, tapi menurut foto yg aku lihat dari kakak aku,edelweiss dari g.gede itu kelopaknya agak panjang dan ukurannya barbeda-beda di setiap tangkai.oh iya kamu punya banyak foto bunga edelweiss ya? klo ada lagi aku kirimi dong, please….
yuni eka
5 May 07 at 4:55 am
Foto yang aku punya ditinggal di Indonesia. Yuni bisa klik di sini.
Beni Bevly
7 May 07 at 10:36 pm
hey beni,than’s ya…………..
aku makasih bangeeeeeeeeeeeettttt.kalau kamu ada di sini pasti kamu akan mikir aku itu orang aneh, jujur gambar yang kamu kasiiih itu membuat aku seneng babget.
karena bagiku bunga edelweiss itu hal yang indah yang dititipkan Allah Swt. kepadaku,jadi harus aku jaga sebisa aku. kalau menurut kamu apa arti sekuntum bunga edelweiss??/…..
yuni eka
9 May 07 at 4:41 am
Aku turut bergembira kalau Yuni bisa menikmati link yang aku kasih.
Arti sekuntum bunga edelweiss? Ynag jelas bunga itu walaupun sudah dipetik dari dahannya, ia tidak pernah berubah warna, tidak lantas gugur. Ia melambangkan keteguhan, kesungguhan dan keabadian
Beni Bevly
10 May 07 at 9:34 am
salam kenal, kalo mo ngeliat foto2 tua dan langka dari tanah suci mekah, kunjungi blog sederhana kami http://www.solahnawadi.co.nr
najma
2 Jul 07 at 4:09 am
haiiii guys aq erwin. tanggal 18 kemarin aq hi king ke gunung Lawu, yang terletak di kabupaten Magetan jawa timur.ni pengalaman pertamaku hi king. rasanya benar-benar gak bisa dibayangkan dalam menempuh tracknya aku memerlukan waktu +- 7 jam. bayangin berangkat jam 10 malem sampai sana jam setengah 5. syukurlah kami di puncak dapat menyaksikan keajaiban langsung yaitu Sun Rise. wooouw indah bgt dan yang gak ketinggalan aku berhasil mengambil setangkai bunga edelwais yang katanya bunga abadi. bunga yang indah dan gak bisa layu
erwin
22 Aug 07 at 7:36 pm
haii guys akuw ester. aku tinggal di Papua tepatnya di Tembagapura,,disini banyak lho bunga edelweissnya,,kren-kren lagi.
ester
5 Nov 07 at 11:22 pm
hai ester,
salam kenal, aq sarip.
kamu tinggal di Tembagapura?
aku juga pernah ke situ dan sempat kaget dengan rumah sakit “hospital”.
kamu tahu riwayat (asal muasal) kota Tembagapura?
sarip
6 Nov 07 at 4:21 am
wow..keren bngt neh ngomongin..tentang bunga edelweiss”anaphalis javanicus kalo ngk slaah..
hehe…
ak suka bngt ma alam..
neh fs na ak..
kalo mau kenlaan lebih dekat..
ak baru mahasiswa lum kerja biasa gaya ank indonesia masih minta2 ma ortu..
andre_climbing@yahoo.co.id “friendster”
andre
17 Feb 08 at 3:57 pm
edelweiss ..aku punya sekuntum edelweiss dari puncak gunung lawu, dari 2003 sampe sekarang bunga itu masih awet dan selalu menemani aku setiap hari soalnya aku simpen di dompet … edelweiss memang sepanajng masa … thanks udah boleh kasih comment disini ..salam kenal dari jogja
- jogja_damai@yahoo.com -
iwan
21 Feb 08 at 12:44 am
hey kak ben,
gmn kbr?………..
smoga slalu dalam lindungan-Nya.
wah denger2 di AS skarang lagi gencar2nya pemilu ya?
saya jadi ingin tahu,apa perbedaan pemilu di indonesia dan di AS.Mungkin kamu dapat menjelaskannya.
O y, seblumnya saya minta maaf karena sempat lama bgt tidak ngirim text. harap maklum skarang saya sudah duduk di bangku kelas 3 SMA dan sebentar lagi saya lulus. Doain ya……….
kak klo ada koleksi bunga2 edelweiss terbaru jangan lupa kirim ke friendster saya ya. edelweiss_bungaku@yahoo.com
bye……
yuni eka
12 Mar 08 at 4:31 pm
Yuni, aku senang atas kunjungannya. Semoga Yuni juga dalam lindungan-Nya.
Mengenai Pemilu? Sekarang sistem kita hampir sama, yaitu pemilihan langsung atas pemimpin oleh rakyat.
Sedikit perbedaan, jika di AS ada perdebatan antar calon dari partai yang sama dari satu negara bagian ke kenegara bagian yang lain (disebut juga caucus). Dari perdebatan itu akan diketahui siapa yang akhirnya akan maju untuk menjadi calon presiden mewakili partai mereka.
Semoga Yuni lulus dengan nilai memuaskan dan melanjutkannya keperguruan tinggi.
Keep in touch.
Beni Bevly
17 Mar 08 at 1:48 pm
heii.
aq Lii.
aq juga suka bgt sm edelweiss. yiia ,, meskipun belum pernah liat scr langsung . ^,^
aq jg suka hiking lou,,
mm,.. mgkin qtta bs tuker” info.
lam knal bwat smuaa pmbCa site inni .
add d fs Q ya !
edelweiss@sman.la
thx’s .
L i i
30 Mar 08 at 2:44 am
Salam rimba…..
Aku gilang seorang pengemar bunga edelweis.
aku ingin ikut gabung di forum ini,cz susah bgt nyari
forum untuk sesama pecinta alam.
aku harap kita bisa berbagi ilmu dan pengalaman.
klo mo lihat aku buka aja di fs
ky_skylark@yahoo.com
ku tunggu balasan nya… ^_^
Gilang
6 Jul 08 at 10:30 pm
Ben, mungkin km lebih banyak pengalaman nya
dari pada aku. aku pengen nanya, apa bener
ada bunga edelweis warna unngu, merah dan biru?
Gilang
6 Jul 08 at 10:57 pm
Salam untuk Lii dan Gilang,
@Gilang, selama ini saya belum pernah menemukan edelweis dengan warna yang Gilang sebut.
Mudah-mudahan forum di section ini bisa mengingatkan kita untuk selalu melestarikan alam.
Beni Bevly
7 Jul 08 at 8:38 am
ben bisa kirim gambar bunga edelweis yg warna biru?
Gilang
7 Jul 08 at 8:01 pm
hey kak ben,
apa kabar nih?….
alhamdulillah skarang aku sudah lulus dan rencananya aku mau nglanjutin ke UNAIR jurusan ekonomi gitu.
wah kak skarang sukses,banyak orang yg mbaca web nya nih. ternyata edelweiss itu banyak disukai ya?
aku fikir karena letaknya hanya di gunung,orang nggak bisa tahu bunga ini. ternyata yang ku fikir salah.
aku jadisenang karena sesungguhnya banyak orang yang bisa nglindungin dia.
o ya kak ben,aku liat di televisi ada pendaki dari indonesia yang meninggal waktu ekspedisi di AS y?
wah, aku jadi prihatin. emang kondisi pegunungan di sana itu gimana sih sebenarnya? apa nggak sama dengan kondisi gunung di sini?
kak kasih doa ya? karena saat 17 agustus nanti, aku dan teman temanku mau ekspedisi di gunung semeru buat reboisasi tanaman di sekitar ranukumbolo.
dan buat kakaknya sukses juga ya?
salam rimba……
yuni eka
11 Jul 08 at 7:42 am
Hallo Ben… salam Kenal yach….
Gw Ayu..skg Gw tinggal di batam.
Gw juga suka hi king.. tp krn di batam gak ada gunung yach udahlah….
Gw punya bunga edelweiss yg dari gunung bromo. Bunga itu gw ambil sendiri dari pohonnya kira2 9 th yang lalu…
Gw maseh ingat… bunganya mungil-mungil..dan baunya khas…
sampai skg…bunganya msh tetep ky dulu…. cuma mungkin agak sedeikit berdebu….
waktu gw baca web lu… gw jd ingat bunga edelweiss gw… n… gw jd inget mantan gw…
Thank’s yach.. Ben….:)
Ayu
15 Jul 08 at 11:33 pm
waduh ga nyangka da comuntas pencinta alam..
lam kenal ya brother&sister….
sumpah satu-satunnya bunga yg bikin hdup gout kagum
ya cma bunga n’tu…. buktinnya n’tu bunga gout simpen
di dompet….
Edzie
24 Jul 08 at 12:56 am
asslm.wr.wb
bang ben..mau tanya???
knapa ya bunga edelweiss yg baru metik
klo direndam dan didiamkan di frezer
bau wanginnya semerbak khas….?????
pokoke sueger sekali…
[cintailah alam ini]
Edzie
24 Jul 08 at 1:12 am
goreng pisan krya tulis teh.
bari meunang ti batur oge….
icih
27 Jul 08 at 8:30 pm
aQ senenggggggggggggggggggggggggggggg……………….
bgt ma edelweiss……
Q nemuin satu yg beda dr bunga itu, keunikan….. cantik….
dan dy gak akan prnh bisa layu walau dy udh mati…..
dy beri aQ semangat hidup….. dan gambaran dari org2 yg mau untuk semangat!!!!!! luv u……..
Keysia
25 Sep 08 at 1:14 am
Yuni, Ayu, Edzie, Icih dan Keysia, terima kasih atas kunjungannya. Rupanya kolom ini semakin banyak penggemarnya.
Beni Bevly
25 Sep 08 at 9:33 am
Ada yang tahu ga dimana kita dapat membeli bunga edelweiss? apa ada toko bunga yg menjualnnya? harganya kira-kira brp? bagaimana cara pwerawatan bunga edelweiss & bertahan sampai brp lamakah bunga itu tetap hidup?
Thanks atas balasannya.
Blue Sky Lady
25 Oct 08 at 9:02 pm
Hai… salam kenal semuanya…
santi juga suka banget ma bunga edelwiss lhoh…
cz bunga itu adalah bunga yang benar2 abadi…
santi pengen banget ngelihat bunga itu secara langsung.. kira2 bisa ga yach ???
mudah2an bisa yach…
sungguh benar2 bahagia kalo bisa melihatnya secara langsung
Santi
21 Dec 08 at 8:21 pm
w00iii…
gw dian..
w juga suka mendaki gunung..
gw juga suka gunung Gede..
add FS gw iagh..
di bUmi_LangidH@yahoo.com
spaya bsa brbagi pnaLaman giThu..
dHian
25 Dec 08 at 9:31 pm
ndah cng jg edelweiss nTu emg ajaib
ndah pgn jd edelweiss iank slalu abadi n selalu menjadi penenang dan buat olank“ damai kalo di deket dy
calo edelweiss di ibaratkan sebagai manusia
wedew“`
o_O`
gtw jd nya pasti ntu olank perfect banged
im0t0_chan qiyundh
15 Mar 09 at 2:11 am
hiii . . nama ku kevin . .
aku pngen tw dunk tentnag pengalaman hiking…
n’ bunga edelweiss
moga Qta bisa tuker pngalaman . .
add w yha Legolas_Hero@yahoo.com
kevin
29 Mar 09 at 8:49 pm
hai bang ben, salam kenl ya
ne yuli di sumatra.ak penggemar hiking,edelweiiss aku pernah liat waktu mendaki ke gunung merapi.ak suka karena hanya ada satu warna dan atu macam saja,seperti melati,dia cuma satu.
yuli
12 Apr 09 at 5:37 am
Blue Sky Lady, Santi, dHian, im0t0_chan qiyundh, kevin dan yuli selamat begabung dalam forum ini.
Sepengetahuan saya bunga Edelweiss tidak dijual secara legal di Indonesia.
Cara merawatnya? Tinggal ditaruh di tempat yang kering (tidak lembab) dan di dalam kaca jernih terlindung dari debu.
Beni Bevly
15 Apr 09 at 9:26 am
mmm eldewais, cantik,lembut, so beautiful…..
arew
4 May 09 at 8:10 am
aoo sory sebelum’e kalo gw sok kenal tapi gw pendaki baru nih pengen tau lebih about hiking o i a btw berapa hari sih biasanya sampai puncak gede ????blz
imam
5 May 09 at 5:30 am
. . . .haaaaah! sneng,sneng..
duh, ternyata cari info dan forum mana yg membicarakan edelweiss sekian lama sepanjang jalan kenangan,, eh, ternyata ada disini..^-^
hix hix hix terharu aqu ahir.y menemukan.y..
mojang..^-^
26 Jun 09 at 12:12 am
.edelweis..
edelweis tu bnga penuh mkna., dy itu hnya bsa d lhat sma sbagian org pkrja kras., dy tu d Lndungi spapn., dy itu mmang tak s’mgah dan mnrik sprti mwar atw anggrek, tpi dy itu sdrhna, anggun, elegant.,
edelweis always
.adaikn qu bsa lhat dy^
mojang
28 Jun 09 at 9:15 pm
Hiii….
Salam kenal dari saya purbo….
Malam ini saya tdk bisa tidur dan akhirnya saya putuskan untuk berselancar didunia maya,dan saya menemukan sebuah artikel yang sangat menarik ttg alam,Gunung,&bunga adelweiss.
Ini alamat Face Book saya kalau anda berkenan untuk berkawan dengan saya.
thepurboys_1987@yahoo.co.id
Thanks ^_^
Purbosky
30 Jun 09 at 9:21 am
aiii”’Chu Pamma,,,
anak MAPALA but About Edelweis,,Gw lom taw bXk..Salam kenal Yee…boleh dunk Qt Sharing tentang Edelweis. btw bungaX Indaaaah bgt. Q jg pne liat Bunga EDelweis waktu Muncak Di TORAJA…
Knjungi Gw X>>> In fhat_072@rocketmail.com
pAmma
2 Jul 09 at 6:17 am
salam knal…
dari saya mufti anak pecinta alam UIN jogya, tapi khusus prodi biologi. kbetulan saya bersama kwan2 kmren hbis dri hiking ke gunung merbabu magelang, di samping itu kmi jga bawa misi untuk meneliti persebaran bunga edelwis d gungung mrbabu. oiya untuk mnmbah refrensi tlong donk Q minta info lebih lnjut tentang bunga edelwis… plissss…
ini alamat FB saya kaalu anda berkenan untuk berkawan dengan saya.muftifaradlina@ymail.com. terima kasih sebelumnya …
mufti
4 Aug 09 at 2:41 pm
arew, imam, mojang, purbosky, pamma dan mufti,
Salam kenal untuk kalian semua. Semoga kalian menikmati artikel ini dan bisa saling berhubungan dan tukar pengalaman. Terima kasih atas kunjungannya.
Beni
Beni Bevly
7 Aug 09 at 12:50 pm
slm knl….koq beda ya edelweissny sama yang pernah qu lihat emng jenis edelweiss banyk y…btw qu seneng bgt ma bunga yg satu ini indah dan menakjubkn
ticka
10 Aug 09 at 7:31 am
hai,,,
salam kenal k ben..
saya senang dengan bunga edelweiss……
sampai2 nama samaran saya juga Edelweis udah dari SMA kelas 1(thn.2003)sampai sekarang dan selalu di panggil Edel oleh teman2…
klo ad info soal edelweiss tolong hub saya ya..
ini alamat FB saya: Edelweis_d6@yahoo.com
Dela
17 Sep 09 at 7:06 am
benarkah kamu suka adelweiss aku juga puxa ponaan yang namanya bunga adelweiss.krena dulu ibunya mengambil bunga adelweiss di gunung tambora
junari sarasweti
30 Sep 09 at 12:32 am
duuh mw bgd deh liat asli.a bunga edelweis…
py ky.a gag bisa deh…
bis gag mgkin k gunung gde.
gag adh tmn yg mw k.sna….
dshe
5 Oct 09 at 1:57 am
bunga ini sangat bagus, tapi cukup mengaguminya saja karena populasinya di indonesia tidak banyak dan saya belum pernah mengetahui tempa yang bisa membudidayakannya…
lestarikan alam indonesia…
terimakasih untuk infonya, sangat berguna…
rera
6 Oct 09 at 8:52 pm
hi,,,,
bwd dshe,ak mw ko nmnind k ngnung gde.
hhe.
bwd dela mw ikudh gga?
angga
19 Oct 09 at 9:45 pm
@ester
hi ester,
aku angga,aku pengen banget lihat Edelweiss yang ada di tempat kamu
angga
19 Oct 09 at 10:36 pm
@ester
hi ester,
aku angga,aku pengen banget lihat Edelweiss yang ada di tempat kamu
@Beni Bevly
ka ben,
aku angga.
aku penggemar baru.
soalnya aku gagap tekhnologi.
aku pengen naik gunung ma ka ben.
blz ya ka
angga
19 Oct 09 at 10:56 pm
@dshe
hiiii dshe,
lam knal dri angga.
angga mw ko nmninm k gnung gde.
dshe org mna?
angga
19 Oct 09 at 10:59 pm
Ticka, Dela, junari sarasweti, dshe, rera, dan angga, salam kenal juga. Ya mungkin suatu saat, ketika aku ada di Indonesia, kita bisa hiking besama menikmati bunga abadi ini. Thank you atas kunjungannya ke website ini.
Beni Bevly
20 Oct 09 at 10:32 am
@Beni Bevly
ka,
boleh minta alamat kaka yang di indonesia atau sesuatu yang lengkap tentang kaka???
angga
21 Oct 09 at 9:46 pm
Angga bisa melihat profileku di http://www.overseasthinktankforindonesia.com/analists/dr-beni-bevly/. Salam, Beni
Beni Bevly
22 Oct 09 at 9:45 am
aku punya bunga yang di sebut bunga abadi di daerah dataran tinggi Dieng. tapi aku belum tau nama asli dari bunga ini apa…
mujab
15 Nov 09 at 4:44 am
wah senang nya kalo bisa ke tempat yang banyak edelweisnya bersama kalian semua pecinta edelweis.salam kenal semuanya.
asbath
24 Dec 09 at 8:03 pm
haiii……….lam kenal yach…
q jg pecinta edelweiss..
wah,enaknya bisa hiking trus liat edelweiss langsung….gw pengen …
KISWARINI
18 Jan 10 at 10:44 pm
bwt Mufti N muanYa,,,,salam Kenal aja,,,cwRy lama bat bR ngnjung lg,,,
Pamma
2 Feb 10 at 2:22 am
duh….. bagus nye……!tlong dong yang pnya bunga EDELWEISS bagi ke q……….
nitea
18 Feb 10 at 9:06 pm
q bleh minta bunganya gak …..?
bri tau q dong kak alamat kakak…….. cz aku pengen punya banget bunga itu…….
apa bener sich…… bunga EDELWEISS itu seperti namanya (ABADI)?………..
vika
18 Feb 10 at 9:10 pm
Salam lestari…….
hai salam kenal…
wah indah rasanya bisa melihat alam yang terjaga seperti itu….tapi sayang disini belum bisa melihat keindahan alam yang terjaga seperti itu.Tampaknya kesadaran akan hal kecil berupa mengurus sampah yang mereka bawa sendiri aja belum bisa. semoga saja kesadaran mereka akan hal tersebut bisa dilakukan….
…
mungkin suat5u saat ada kesempatan main ke indonesia bisa ekspedisi bareng dan tukar pengalaman……..
Salam lestari…….
mazozik
22 Feb 10 at 8:16 am
It is my son’s bday shortly and I think that the write-up has made my mind up regarding just what exactly I will buy him.
Lon Englett
20 Mar 10 at 12:36 am
he……………
TISA
27 Mar 10 at 11:48 pm
hai ben, lama g posting.
apa kabar?
ada berita baru tentang bunga edelweis?
@ vika: klo menurut aku, bunga itu disebut abadi cz klo udah dipetik, trus kita jemur (biar mekar klo masih kuncup). nah bunga itu g layu, tp mengering.
turs jangan kena air, cz bisa jadi busuk. bunga itu klo dah kering bisa bertahan sampe setahun lebih, tp harus di rawat juga.
oiya, salam kenal ya….
gilang
12 May 10 at 12:43 am
Hi Gilang, Tisa, Mozazik, Vika, Nitea, Pamma, Kiswarini, Asbath dan Mujab, terima kasih untuk komentarnya.
Senang mendengar dari kalian. Tetaplah cinta lingkungan demi masa depat kita dan keturunan kita.
Beni Bevly
12 May 10 at 8:44 am
Tahu kah anda arti dr”EDELWEISS” yg sebenarnya!
Edelweiss anak ku
21 May 10 at 5:10 am
IKUT nIMbrung Ahhh>>>SALAM KENAL AKU ANAK LEMBAH GUNUNG SLAMET PBG JATENG,,BUAT TEMAN2 SEMUA YG BLM LIAT AND PINGIN LIAT EDELWAISS GN.SLAMET ATAU MAU NAIK SAYA BISA BANTU,ttd dwuk_cemenk@yahoo.com
DWI NJOKY LAGE
21 May 10 at 6:01 am
bagus banget tuh yang dipohon . kapn kpan kesitu ah..
tips online
1 Jul 10 at 10:31 pm
hai kakak Beny Bevly… salam kenal, aku winda… kak aku suka sama bunga “EDELWEIS”… aku juga dapat tugas, aku di suruh mencari semua tenteng bunga ini… kakak mau bantu aku tidak…??
winda hayu
20 Jul 10 at 2:32 am