Miss Indonesia Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono

Oleh Beni Bevly
Keikutsertaan putri Indonesia di setiap pageant contest, termasuk Miss Universe, pada umumnya mengundang kontroversi. Miss Universe kali ini diselenggarakan di Mexico City dan akan disiarkan secara langsung pada tanggal 28 May oleh stasiun NBC, Amerika. Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono (Agni Kuswardono) terpilih sebagai Putri Indonesia untuk mewakili Indonesia di kancah internasional ini. Pada era reformasi ini, kontroversi masih terus ada, namun kali ini bukan berasal dari pemerintah, tetapi berasal dari organisasi-organisasi islam konservatif yang menentang Miss Indonesia Universe karena menggunakan swimsuit atau pakaian renang (id.wikipedia.org).

Kontroversi seperti ini tidak hanya menjadi miliknya Indonesia. Pada tahun 2003, Miss Afghanistan, Vida Samadzai mendapat kecaman tajam dan ancaman dari negaranya sendiri karena mengenakan bikini di depan khalayak ramai. Di bawah ini aku kutip sebagai berikut:

Samadzai could face prosecution if she returns to her native country because of her attire at the Manila pageant, a senior Afghan justice official said Saturday.

Fazel Ahmad Manawi, deputy head of Afghanistan’s Supreme Court, told The Associated Press that Samadzai, a college student in California, had betrayed Afghan culture by appearing at the Miss Earth contest in a bikini — and may have also broken the law.

“I hope that this lady regrets her actions,” Manawi said. He added that Afghan prosecutors may open an investigation, but refused to say what charges or penalties Samadzai could face (Chinadaily.com)

Miss Afghanistan Vida Samadzai

Masih dalam artikel yang aku kutip di atas, oleh pihak lain tindakan Miss Afghanistan Vida Samadzai ini dianggap sebagai suatu hal yang positif dan kemenangan bagi kaum wanita.

But judges announced that, for the first time, they were handing out a “beauty for a cause” prize. They awarded it to Samadzai for “symbolizing the newfound confidence, courage and spirit of today’s women” and “representing the victory of women’s rights and various social, personal and religious struggles.”

Selain itu, Vida Samadzai juga mengadakan pembelaan yang intinya menyatakan bahwa kontroversi dia dalam Miss Earth contest bukan karena fanatisme agama, tetapi kelaliman dari ketidak-pedulian dan ketidak-adanya tolerasi terhadap wanita.

The world through my eyes growing up has been a world where women’s rights were suppressed and their very basic human rights have been constantly violated. As an Afghan woman I look at this problem not as religious fanaticism, but the supremacy of ignorance and lack of tolerance (Vidasamadzai.com)

Jelas Miss Afghanistan, Vida Samadzai melihat keterlibatannya dalam pageant contest adalah suatu perlawanan dan kemenangan terhadap kelaliman yang tidak punya kepedulian dan toleransi terhadap wanita. Sedangkan di lain pihak yang menantang kegiatan ini melihat bahwa keikut sertaan dalam kontes ini adalah suatu penghinaan, pencemaran dan merendahkan martabat wanita.

Kembali ke masalah kontroversi yang terjadi di Indonesia mengenai keikutsertaan Putri Indonesia, Agni Kuswardono di Miss Universe, penilainnya aku serahkan kepada anda.

_____
*Beni Bevly holds BA in Political Science, MBA in Marketing, and is a DBA (Doctor of Business Administration) candidate. He is the founder of Overseas Think Tank for Indonesia.