Overseas Think Tank for Indonesia

facilitating intellectuals to contribute to indonesia

Politik Kemanusiaan

with 9 comments

Indonesia tanpa kekerasan hanya mungkin tercipta jika negara memeluk politik kemanusiaan
Sumber Gambar: atmapos.wordpress.com

Oleh Mutiara Andalas

Setiap pertengahan November, paguyuban keluarga korban menaburkan bunga duka di kawasan Semanggi. Mereka mengenang tragedi Semanggi yang terjadi 10 tahun lalu.

Mereka mengutuk pelaku kekerasan dan mendorong negara menuntaskan kasus korban secara adil. Indonesia baru tanpa kekerasan merupakan pesan kemanusiaan mereka. Paguyuban keluarga korban mengingatkan masyarakat akan bahaya rezim yang menganut politik kekerasan. Peringatan satu dasawarsa tragedi Semanggi mengundang pejabat negara untuk meninggalkan politik kekerasan dan memeluk politik kemanusiaan.

Pertarungan narasi

Paul Veyne dalam Writing History (1984) menyatakan kebenaran sebagai kepentingan tunggal dari pencatatan sejarah. Penulis sejarah menyadari keterbatasannya untuk menangkap peristiwa historis. Ia sering hanya dapat merengkuh jejak peristiwa melalui dokumen atau kesaksian yang ada. Dalam tragedi kemanusiaan Semanggi, aparat keamanan mengakui tindakan penembakan terhadap demonstrasi mahasiswa. Paguyuban keluarga korban memberi kesaksian tentang korban luka dan meninggal.

Penafsiran atas tragedi Semanggi dari aparat negara dan paguyuban keluarga korban berseberangan. Aparat keamanan hanya memiliki pilihan tunggal melakukan kekerasan demi mengamankan sidang istimewa. Kekerasan menjadi mekanisme mempertahankan diri setelah negosiasi damai dengan mahasiswa menemui kebuntuan. Paguyuban keluarga korban memandang aparat negara melakukan serangan terhadap demonstrasi mahasiswa, mengakibatkan jatuhnya korban luka dan meninggal. Tindakan ini lazim dilakukan rezim penganut politik kekerasan.

Pertarungan narasi atas tragedi Semanggi berlanjut di ruang hukum. Negara melalui aparat hukumnya menolak dakwaan kekerasan aparat sebagai kejahatan HAM berat. Para pejabat tinggi militer menolak dakwaan telah melakukan tindakan kriminal dalam tragedi Semanggi. Pengembalian berkas kasus Trisakti–Semanggi merupakan tindakan simbolik, negara menolak dakwaan paguyuban keluarga korban.

Pembungkaman kebenaran masuk ruang hukum. Kebuntuan memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum mendorong paguyuban keluarga korban melakukan gerakan kemanusiaan di jalan. Mereka menggelar safari kemanusiaan bersama paguyuban keluarga korban lain untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya rezim politik kriminal. Masyarakat menjadi hakim atas kesaksian tragedi yang disampaikan negara dan paguyuban keluarga korban. Kedua pihak yang menulis narasi tragedi mendaku kebenaran (contested truth).

Pertobatan politik

Jim Wallis, teolog publik dan aktivis kemanusiaan dari AS, dalam The Soul of Politics (1994) dan God’s Politics (2005) melukis sketsa baru politik yang mengedepankan moralitas kemanusiaan. Wallis prihatin dengan politikus status quo di AS yang merekatkan politik dengan kepentingan diri, kerakusan, perpecahan sektarian, ketakutan, dan kekuasaan. Penganut politik ini menyekat masyarakat dalam aneka kelompok yang selalu berlawanan satu dengan lainnya. Diskursus tentang kehidupan publik menjadi arena saling tuding dan umpat antarkelompok yang berebut kursi kekuasaan.

Politik profetik lahir dari jalanan, simbol kehidupan sehari-hari rakyat, sebagai kritik atas politik status quo. Jalanan menjadi tempat menguji moralitas kemanusiaan. Politikus profetik mengartikulasikan kebenaran moral kemanusiaan. Ia merekatkan politik dengan bela rasa, komunitas, keberagaman, harapan, dan pelayanan. Semua warga masyarakat berperan sebagai subyek politik untuk mendekatkan politik dengan nilai kemanusiaan.

Kita dapat mengukur keberadaban rezim politik dari kemauannya merengkuh nilai-nilai kemanusiaan. Rezim politik yang mengangkangi nilai-nilai kemanusiaan kehilangan keberadabannya. Untuk perlu pertobatan politik agar kemanusiaan yang telah dirusak terajut kembali.

Pertobatan politik mengandaikan subyek mengakui kesalahan, bahkan dosa, yang mengakibatkan penderitaan subyek lain. Kekerasan yang mengakibatkan luka dan kematian massal dalam tragedi Semanggi merupakan dosa politik. Paguyuban keluarga korban telah mendahului negara melakukan pertobatan politik. Orangtua yang kehilangan anak- anaknya mengakui memendam amarah dan dendam. Namun, mereka berhasil menyingkirkan emosi negatif dan memperjuangkan visi kemanusiaan Indonesia baru tanpa kekerasan.

Dalam buku The Voice of Memory (2001), Primo Levi menyatakan emosi negatif terhadap rezim politik kriminal melemahkan pesan kemanusiaan. Paguyuban keluarga korban sebagai saksi kemanusiaan hendaknya lebih memiliki emosi positif untuk memperjuangkan kemanusiaan baru tanpa kekerasan.

Indonesia tanpa kekerasan

Orangtua korban pascatragedi kemanusiaan Semanggi mengalami transformasi sebagai saksi kemanusiaan bagi korban dan Indonesia. Mereka mengajukan politik perikemanusiaan demi Indonesia baru tanpa kekerasan. Keadilan korban dan Indonesia baru yang berperikemanusiaan sulit tercipta tanpa dukungan masyarakat. Bela rasa masyarakat kepada paguyuban keluarga korban menguatkan perjuangan mereka. Kesaksian kebenaran akan menyusut menjadi monolog jika negara menutup telinga hati terhadap suara kebenaran paguyuban keluarga korban. Rekonsiliasi gagal tercipta jika pelaku kekerasan menolak mengakui dosa politiknya dan menerima pengampunan dari paguyuban keluarga korban.

Politik kemanusiaan menyingkap kebenaran dan membuka jalan rekonsiliasi antarpihak yang berkonflik dalam tragedi Semanggi. Politik inhumanitas membenamkan kebenaran dan menutup jalan rekonsiliasi. Indonesia tanpa kekerasan hanya mungkin tercipta jika negara memeluk politik kemanusiaan.

_______
Mutiara Andalas Rohaniwan; Pernah Mendampingi Paguyuban Keluarga Korban Mei-Semanggi 1998. Artikel ini diterbitkan oleh Kompas.

Written by Beni Bevly

November 6th, 2008 at 1:30 pm

9 Responses to 'Politik Kemanusiaan'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Politik Kemanusiaan'.

  1. Romo Andy, pernyataan yang saya quote di bawah sangat menggelitik:

    Kita dapat mengukur keberadaban rezim politik dari kemauannya merengkuh nilai-nilai kemanusiaan. Rezim politik yang mengangkangi nilai-nilai kemanusiaan kehilangan keberadabannya. Untuk perlu pertobatan politik agar kemanusiaan yang telah dirusak terajut kembali.

    Salah satu cara untuk merealisasikan pertobatan politik adalah dengan merajut kembali kemanusiaan yang telah rusak. Seperti apakah langkah kongkrit yang harus diperbuat oleh rezim tersebut agar rajutan mereka bisa diterima oleh masyarakat beradab?

    Beni Bevly

    17 Nov 08 at 9:47 am

  2. Wah, bagian ini terpaksa saya sembunyikan dalam artikel.
    Pengakuan bahwa negara melalui aparat militer telah melakukan kekerasan dalam kategori pelanggaran HAM berat merupakan langkah konkrit paling awal. Persoalannya, langkah paling awal ini belum terjadi sampai sekarang.
    Usulan pembentukan ‘komisi kebenaran dan rekonsiliasi’ dari negara justru hendak dipakai untuk menghapus kekerasan yang dilakukannya.

    Mutiara Andalas

    17 Nov 08 at 10:57 pm

  3. Hi there, You have done a fantastic job. I will certainly digg it and individually suggest to my friends. I’m confident they will be benefited from this site.

    Minecraft Hacks

    24 Apr 11 at 4:44 pm

  4. I went over this website and I believe you have a lot of great information, saved to favorites (:.

    Adam Bowski

    5 May 11 at 11:01 am

  5. Phenomenal website you have here….will be back without a doubt.

    Lynne O. Rose

    19 May 11 at 9:52 pm

  6. Wow, awesome stuff. I have been reading about this for a few years. I’m glad to seemingly find someone that thinks the same way as me. At least it appears that’s the case. I’ll keep returning to your site to stay informed.

    Tanisha Seleg

    1 Jul 11 at 8:19 pm

  7. The brand new Zune browser is surprisingly great, but not as good as the iPod’s. It operates properly, but isn’t as quickly as Safari, and includes a clunkier interface. When you occasionally prepare on utilizing the net browser which is not an issue, but should you’re preparing to browse the net alot out of your PMP then the iPod’s bigger monitor and superior browser could possibly be important.

    Rossana Shay

    14 Dec 11 at 2:25 pm

  8. Interesting info thanks

    Yulanda Teppo

    15 Dec 11 at 5:15 am

  9. Or even considered putting much more training videos to the web sites to keep your readers a lot more kept amused? What i’m saying is Someone said through the entire piece of your own also it appeared to be rather fine consider I will be more of a visible novice,I found that will for being far more beneficial nicely figure out the actual way it ladies! I adore everything you folks will almost always be way up too. Such ingenious work in addition to reporting! Continue the nice operates folks You will find increased you guys to be able to this blogroll. It is a good post thank you giving this specific informative info.. Let me go to your weblog often for most most recent publish.

Leave a Reply