Archive for May 11th, 2009
Meniti Masa Depan yang Damai*
Oleh Dr. Beni Bevly
Dalam renungan dan memperingati 10 Tahun Tragedi Kemanusiaan Mei 1998, yang memakan sekitar 1.300 nyawa manusia dan sekitar 100 wanita Tionghoa diperkosa dan mengalami kekerasan seksual, ada baiknya kita menarik sejarah Indonesia jauh kebelakang, dan perlahan kita kaitkan dengan keadaan masa kini. Dalam gambaran sejarah di bawah terlihat: Pertama, adanya benang merah sumber kekerasan dan diskriminasi dari masa lalu hingga kini. Kedua, bisa dilihat bahwa nenek moyang kita dengan para pendatang setelah itu, bisa hidup damai dan berdampingan. Ketiga, adanya perjuangan bersama antara etnis Tionghoa dan bumiputra untuk bangsa dan negara Indonesia.
Dengan mengertian sejarah Indonesia seperti ini diharapakan kita tidak mengulangi tragedi yang serupa dan bisa meniti masa depan yang damai. Read the rest of this entry »
A Call to Arms Against Bigotry And the Politics of Amnesia
By Jennie S. Bev
As part of international efforts to commemorate the Rwandan genocide, a New York-based group is calling for the United Nations to declare April as Genocide Prevention Month. Here at home, next month will bring the 11th anniversary of the Jakarta Riots in May 1998. Crimes against humanity occur every day around the world, and we need to remind ourselves of the root causes of such problems and consider ways to work on solutions.
Let me begin with myself. Being born a female of a minority ethnic group and a member of a minority religious group in Indonesia has put me in the “triple minority” category. While Indonesia’s population has almost equal numbers of males and females, the latter are still considered to be a minority due to their marginalization in civic and political spheres despite some recent symbolic advancements, such as a quota in the legislature. Read the rest of this entry »


