Archive for June, 2009
Menyikapi Pemilihan Presiden RI Tahun 2009

Oleh Dr. Beni Bevly
Terlepas dari kemajuan teknologi mass media, ternyata masih banyak warga Indonesia di luar negeri termasuk di Amerika Serikat merasakan kekurangan akan informasi mengenai Pemilihan Umum (Pemilu), khususnya Pemilihan Wakil Presiden dan Presiden (Pilpres) tahun 2009 di Indonesia. Karena itu saya berterima kasih dan bersyukur bahwa enam organisasi terkemuka Indonesia di Los Angeles Area (Badan Kerjasama Gereja-Gereja Indonesia California Selatan (BKS-GICS), Indonesian Chinese American Association (ICAA), Indonesia Media, Spirit, Indonesian Journal dan Duarte Inn) mengambil inisiatif untuk mensosialisasikan Pemilu 2009 di kalangan komunitas Indonesia dengan mengadakan seminar yang bertema “Menyongsong Indonesiaku yang Pancasilais dan Demokratis”. Untuk itu saya sampaikan penghargaan setingi-tingginya kepada keenam organisasi ini.
Agar peserta dalam seminar ini bisa mempunyai pemahaman yang mendalam pengenai Pemilu dan Pilpres 2009, maka dalam paper ini saya akan diskusikan mengenai sejarah singkat Pemilu di Indonesia, sistem Pemilu 2009, figur para calon wakil presiden dan calon presiden, program kerja, kemungkinan pasangan yang keluar sebagai pemenang dan kriteria apa yang bisa dipakai untuk menyikapi Pilpres ini. Untuk baca keseluruhannya, klik Paper Pilpres 2009
______
Dr. Beni Bevly adalah pendiri dan analist dari Overseas Think Tank for Indonesia di Kalifornia Utara, Amerika Serikat (OverseasThinkTankForIndonesia.com). Ia telah menulis tiga buku, yaitu (1). Aku Orang China? Narasi Pemikiran Politik Plus dari Seorang Tionghoa, (2). Managing For Profit Organizations in Flatter World, (3). Sky without Limit: Fifteen Self-Challenges to Realize Your Visions.
The Thinker: When a Fatwa Is Not Necessarily a ‘Fatwa’

Image source: mzdown2earth.xanga.com
By Jennie S Bev
In five short years, Facebook’s members have reached 200 million worldwide. If it were a country, it would be ranked fifth in size after China, India, the United States and Indonesia. It is the fourth largest democracy by far.
No wonder it has been receiving the attention of Indonesian Muslim clerics as well. In late May, 700 religious students and clerics from East Java attended a public forum on young women’s Islamic boarding schools, and ultimately determined that overusing Facebook and other social networking sites was haram, or forbidden. Read the rest of this entry »
Mengapa Netflix dan Amazon Berkibar?


Oleh Dr. Beni Bevly
Jika anda menanyakan kepada penduduk secara umum di Tanah Seberang di San Francisco sekitarnya, “Where would you like to rent dvds?” Mereka akan cenderung menjawab, “Netflix.” “Where would you like to buy books?” “Amazon.”
Jawaban ini akan berbeda jika pertanyaan ini diajukan sepuluh tahun yang lalu. Agaknya untuk pertanyaan pertama, mereka akan menjawab “Blockbuster”, dan yang kedua, “Burnes & Noble”. Boleh dikatakan semua orang di Tanah Seberang tahu bahwa Netflix (usaha sewa dvd) dan Amanzon (usaha utama menjual buku) adalah toko on line, dan Blockbuster (usaha sewa dvd) dan Burns & Nobel (usaha jual buku) adalah toko yang berbentuk fisik. Read the rest of this entry »
