Overseas Think Tank for Indonesia

facilitating intellectuals to contribute to indonesia

Mutiara Andalas, SJ

with 5 comments

Mutiara Andalas


Mutiara Andalas
adalah mahasiswa Pascasarjana di Jesuit School of Theology at Berkeley, California dan penulis buku Kesucian Politik: Agama dan Politik di Tengah Krisis Kemanusiaan, Lahir dari Rahim dan Just for You. Ia adalah alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara Jakarta dan alumnus Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma Jogjakarta.

Selama belajar filsafat, ia mendampingi paguyuban keluarga korban Mei – Semanggi 1998. Setelah menyelesaikan studi filsafat, ia menjadi pendidik di Xavier High School, Federated States of Micronesia selama dua tahun. Ia kemudian kembali belajar teologi di Universitas Sanata Dharma, dan menjadi campus minister di almamaternya selama satu tahun.

Sejak di Jogjakarta hingga sekarang, ia merintis teologi politik kemanusiaan kontemporer yang memadukan kecerdasan iman dan praksis liberatif. Ia membuka dialog kontemporer teologi dengan studi-studi kemanusiaan untuk humanisasi Indonesia. Teolog yang tidak memihak korban sejarah menyembah illah kematian. Teolog yang memeluk Allah kehidupan membela korban sejarah. Selain teologi politik kemanusiaan, ia juga berminat dengan tema feminisme, pendidikan, Islam, dan ekologi.

Written by Beni Bevly

March 10th, 2008 at 12:19 pm

Posted in News

5 Responses to 'Mutiara Andalas, SJ'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Mutiara Andalas, SJ'.

  1. Saya kira sudah banyak kematian yang terjadi di kalangan gereja katolik sehubungan dengan keberpihakan ini. Kita bicara teologi mungkin terlalu jauh. tetapi setiap hari kita menyaksikan yesus disalibkan oleh para imam karena kecerobohan pemahaman akan kemanusiaan. kemanusiaan yang benar adalah keberpihakan kita pada yang kecil dan miskin. terus terang saya agak terkejut ketika pulang flores dan menyaksikan imam-imam lupa akan kesucian. mereka justru menjadi lebih materialistis dari para awam. Bisa dijelaskan fenomena ini? tks for discuss. romanus

    romanus muda kota

    11 Sep 09 at 12:17 pm

  2. dear romanus,
    terima kasih sekali atas e-mailnya. salam kenal.
    saya turut prihatin dengan perilaku para imam yang ’scandalous’ utk umat dan berlawanan dengan jesus’ way of proceeding. terima kasih atas refleksi terhadap kepemimpinan gereja yang jauh dari pelayanan ini.
    tanpa mengecilkan persoalan di dalam gereja, kita juga melihat penyaliban atas anak-anak Allah karena pelanggaran HAM. Gereja butuh banyak pribadi kristiani untuk menjadi saksi yang menemani perjuangan korban. Kita, saya dan Romanus, dipanggil Yesus sekarang ini utk menjadi sahabat-Nya dan sahabat para korban.

    mutiara andalas

    11 Sep 09 at 3:07 pm

  3. bung Mutiara, kalau boleh tahu sekarang masih di Sadar? saya di Solo, siapa tahu saya bisa ketemu dan belajar dari bung :)

    Hanny

    17 Nov 09 at 10:56 am

  4. dear Hanny,
    Salam kenal ya
    saya meninggalkan Sanata Dharma pada tahun 2005 dan sekarang masih tinggal di Berkeley, California untuk menyelesaikan program s-3 di bidang ilmu ketuhanan. Mudah-mudahan tahun depan saya bisa pulang ke Sanata Dharma kembali.

    mutiara andalas

    17 Nov 09 at 4:09 pm

  5. Hanny barangkali tertarik untuk membaca buku Lahir dari Rahim: Wacana Perempuan Asia di Era Globalisasi (Yogyakarta: Kanisius, 2009). Beberapa tema menarik (teologi feminis, teologi politik, teologi inkulturasi, globalisasi) ada di buku tersebut :-)

    mutiara andalas

    17 Nov 09 at 4:41 pm

Leave a Reply