Overseas Think Tank for Indonesia

facilitating intellectuals to contribute to indonesia

Archive for the ‘(BAHASA INDONESIA)’ Category

Aku Orang China?

without comments

Kompas_Aku-Orang-China250

Judul: Aku Orang China? Narasi Pemikiran Politik Plus dari Seorang Tionghoa Muda
Penulis: Dr. Beni Bevly
Penerbit: Yayasan Nation Building/NABIL
Editor Edisi Indonesia: Dr. Didi Kwartanada
Genre: Politik
Spesiifikasi: xii+214 hlm; 15.5×22 cm; soft cover
Harga: Rp. 45.000

Sumber: BUKU BARU Aku Orang China (Kolom Tropong Pustakaloka, Kompas)

Jumat, 5 Maret 2010 | 05:31 WIB

Buku Aku Orang China? Narasi Pemikiran Politik Plus dari Seorang Tionghoa Muda memperkenalkan pandangan dan persepsi pemikiran politik dari salah satu di antara sekian juta etnik Tionghoa yang beragam di Indonesia.

Sesuai dengan kata plus di judul buku ini, penulis tidak hanya menarasikan pemikiran politik, tetapi juga menuturkan pemikiran ekonomi, manajemen, dan kepemimpinan organisasi dan aplikasinya di Indonesia. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

March 5th, 2010 at 10:33 am

Binis yang Akan Merubah Dunia

without comments

Dikabarkan bahwa BioCentric menawarkan kerja sama dengan siapa saja yang bisa menyediakan tanah sekitar 3 acre di daerah yang banyak mendapat sinar matahari dan biaya pertama sebesar USD 80.000/acre. Mereka akan mensuplai pengetahuan, teknologi, dan juga menyalurkan produk akhir ke pembeli.
Sumber gambar: heatusa.com

Oleh Dr. Beni Bevly

Beberapa saat yang lalu, the Wall Street Journal (WSJ) di Tanah Seberang mengajukan ide yang berjudul “Five technologies that will change the world”. Sebagian besar dari kita pasti akan tergoda untuk mengetahui teknologi apa sajakah yang diajukan oleh raja koran ini. Bukan hanya itu, efek alamiah yang inheren dari perkembangan teknologi ini diperkirakan akan menunjang perkembangan bisnis yang akan merubah dunia pula. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

January 22nd, 2010 at 11:37 am

Gus Dur di hati saya

without comments

Keberaniannya mengakui kesalahan Institusi NU di masa lalu menyingkap komitmen Islam sepanjang masa untuk membela perikemanusiaan masyarakat korban.

Oleh Mutiara Andalas, SJ

(Artikel di bawah ini adalah Eulogy Mutiara Andalas dalam kegiatan Gus Dur Candlelight Memorial di Foster City, San Francisco Bay Area, USA pada hari Jum’at, 8 January 2009).

Menjelang era reformasi 1998, saya ikut diantara komunitas persaudaraan lintasagama yang mendirikan tenda Tim Relawan untuk Kemanusiaan di kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama. Saya berjumpa dengan nahyidin muda yang mengisahkan kekaguman dalam rasa hormat pada sosok Abdurrahman Wahid. Pengalaman awal saya dengan Gus Dur adalah melihatnya keluar masuk gedung PBNU dari tenda. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

January 12th, 2010 at 4:13 pm

Bapak Pluralisme Indonesia

without comments

Gus Dur: Bapak Pluralisme Indonesia

Oleh Dr. Beni Bevly

Amukan teroris dan tumbuhnya radikalisme Islam secara pesat setelah runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998 di Indonesia telah banyak menimbulkan rasa was-was di kalangan non-Islam radikal, termasuk penghuni bumi di belahan lain di dunia ini. Rasa was-was ini timbul karena persepsi yang tercipta dari tindakan kelompok teroris dan Islam radikal tersebut.

Ternyata ada satu tokoh yang secara berani, kontroversial dan lucu menampilkan sisi lain dari persepsi radikalisme Islam. Read the rest of this entry »

Menghentikan Perbuatan Immoral Majority

without comments

..., korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar hukum formal dan mengabaikan kewajiban membela keadilan (fairness) oleh individu untuk keuntungan pribadi yang mencerminkan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.
Sumber Gambar: 3.bp.blogspot.com

Oleh Dr. Beni Bevly

Sangatlah miris menyaksikan kasus-kasus penyelesaian korupsi di Indonesia yang berkembang ke arah yang tidak menentu dan dinilai tidak adil oleh banyak kalangan masyarakat. Perkembangan kasus korupsi seperti ini muncul kepermukaan melalui penahanan pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, kemudian menjalar ke kasus Bank Century. Pekembangan yang lain adalah penyelesaian kasus Prita Mulyasari.

Hal istimewa apakah yang membuat kasus-kasus ini begitu banyak mendapat perhatian dan keterlibatan dari berbagai pihak, baik dalam dan luar negeri? Mengapa kasus seperti ini terus berkelanjutan walaupun sudah lebih dari 10 tahun reformasi digulirkan? Sebagai manusia yang anti korupsi, bagaimana kita bisa mengambil bagian dalam pemberantasannya? Read the rest of this entry »

Peran Penjelasan Tertulis dalam Berbisnis

without comments

Jika petunjuk tertulis ini tidak disediakan dengan mamadai, …, hal ini juga bisa menyebabkan dari mulai hal yang terkecil seperti complain dari pembeli sampai terjadinya tuntutan hukum atau liability issue karena kerugian yang diderita oleh pembeli seperti kecelakaan. Akibat dari semua ini tentu saja akan berpengatuh terhadap menurunnya kepercayaan konsumen, penjualan dan revenue.
Sumber Gambar: davidairey.com

Oleh Dr. Beni Bevly

Penerbangan antara San Francisco dan San Diego di Tanah Seberang beberapa hari lalu mengingatkan saya akan betapa pentingnya penjelasan tertulis – termasuk gambar di permukaan kertas dan media lainnya – dalam berbisnis dan bagaimana merumuskannya secara tepat. Di dalam pesawat Southwest yang terkenal berani menawarkan harga tiket rendah dan efesiensinya, saya membuka petujuk lembaran evakuasi jika terjadi kecelakaan. Hanya dengan kalimat yang sederhana dan bantuan gambar-gambar, penjelasan itu bisa saya pahami dengan mudah. Pada perinsipnya, manajemen Southwest ingin menyampaikan pesan bagaimana untuk menyelamatkan diri jika terjadi pendaratan medadak baik di darat maupun di perairan. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

December 22nd, 2009 at 12:03 pm

Just for You: Mutiara-Mutiara Kehidupan

with one comment

Dalam beberapa kesempatan saya juga membagikan kisah pribadi. Saya juga mempersilakan pembaca untuk mencecapi mutiara kehidupan melalui kisah hidup Dalai Lama, Aung San Suu Kyi, Thich Quang Do, Teresa Calcutta, Hillary Clinton, Suciwati Munir, dan sebagainya.

Judul: Just for You: Mutiara-Mutiara Kehidupan
Penulis: P. Mutiara Andalas, SJ
Penerbit: Kanisius, Yogyakarta, 2009
Ukuran: 150×150
Beli: Klik di sini

Kata Pengantar

Buku di tangan pembaca sejatinya sebuah kado ulang tahun. Saya mempersembahkannya untuk seorang remaja yang baru saja menginjak usia 17 tahun. Kisah hidupnya seringkali membawa ingatan saya kembali pada Aya dalam drama serial Ichi Ritoru no Namida. Di balik drama 1 Liter Air Mata, saya menemukan harapan akan kehidupan yang senantiasa bernyala. Harapan hidup ditemukan saat keduanya bergumul dengan sakit. Nafas tulisan berasal dari perjumpaan dengan pribadi-pribadi istimewa seperti penerima persembahan buku. Saya terngiang penuturan A. Alvarez yang mengaku jatuh cinta pada bahasa lebih dari setengah abad. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

November 23rd, 2009 at 5:28 pm

Ecce Homo! Kebisuan Negara, Pembisuan Korban, & Politik Kenangan*

without comments

Rezim kekuasaan menyalahfungsikan perayaan, pengadilan, museum, bahasa dan pendidikan untuk membenarkan dirinya dan menggelapkan kenangan korban. Sumber gambar: coffeeoriental.wordpress.com

Oleh Mutiara Andalas[1]

Kebisuan negara dan pembisuan korban adalah halangan terbesar kenangan akan korban. Mutiara Andalas

Clara, karakter imajiner dalam cerita pendek Seno Gumira Ajidarma, barangkali akan menjadi kenangan langka kita terhadap kekerasan seksual massal dalam tragedi Mei 1998. Awan gelap masih membebat identitas sebagian besar perempuan Indonesia etnis Cina yang menjadi korban kekerasan seksual dalam tragedi. Negara menyayangkan tanggapan terbatas korban terhadap undangan kesaksian demi menyingkap kebenaran. Wacana politik berpusar di sekitar selisih data korban, keterbatasan menjangkau korban, dan pembuktian kekerasan seksual. Pendamping korban terjepit dilema antara membongkar pelaku dan melindungi korban kekerasan seksual. Pilihan melindungi keselamatan korban dari ancaman pelaku membiakkan isu kekerasan seksual sebagai drama kebohongan. Tarik-menarik keduanya cenderung berakibat negatif bagi korban. Narasi penderitaan korban kekerasan seksual dan dakwaan mereka terhadap pelaku semakin kehilangan tempat dalam kenangan publik. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

November 16th, 2009 at 11:40 am

Memotret Perempuan Terpasung

with 2 comments

Buku ini memberikan perspektif baru mengenai perempuan dan pembangunanisme yang cenderung termarginalkan. Jika Amerika Latin mengenal teologi pembebasan, perempuan Asia sebenarnya dapat bangkit untuk keluar dari kungkungan.

Buku berjudul Lahir dari Rahim ini memotret kehidupan perempuan yang terpasung sepanjang zaman khususnya di Asia. Mulai dari perjuangan teolog perempuan Boyung Lee di Korea Selatan, Suciwati Munir, Sumarsih di Indonesia, hingga korban perkosaan tragedi Mei 1998.

Judul : Lahir dari Rahim
Penulis : P. Mutiara Andalas, SJ
Penerbit : Kanisius, Yogyakarta
Edisi : I, Juni 2009
Harga : Rp 55.000,00

Buku berjudul Lahir dari Rahim ini memotret kehidupan perempuan yang terpasung sepanjang zaman khususnya di Asia. Mulai dari perjuangan teolog perempuan Boyung Lee di Korea Selatan, Suciwati Munir, Sumarsih di Indonesia, hingga korban perkosaan tragedi Mei 1998.

Lahir dengan kodrat perempuan dengan sendirinya membawa pembatasan dalam dirinya termasuk dari budaya dan agama. Dilahirkan sebagai perempuan membawa stigmatisasi tersendiri. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

October 27th, 2009 at 1:48 pm

Bertanding di Tanah Seberang dan Transformasi ke Tanah Air

with 2 comments

Transformasi suatu bisnis akan bisa berjalan lancar bukan hanya tergantung dari faktor infra struktur fisik dan hukum, tetapi juga tergantung dari kesiapan dan buying power masyarkat di Tanah Air. Jika ketiga faktor ini mendukung, maka tranformasi model bisnis AS dari Tanah Seberang ke Tanah Air akan berjalan lebih mulus.Sumber gambar: 4starerectors.com

Oleh Dr. Beni Bevly

Banyak bisnis besar yang dikenal ternyata berasal dari Silicon Valley, wilayah dekat di mana saya menetap, dan dari Tanah Seberang lainnya. Di samping itu, saya yakin masih banyak bisnis besar dan kecil, yang sebenarnya erat hubungannya dengan Tanah Air, belum begitu akrab di telinga kita. Kali ini mari kita intip bisnis apa saja yang ada, bagaimana mereka memulainya, dan apakah bisa ditransformasikan ke Tanah Air?

Google, HP, Cisco, Apple dan banyak perusahaan IT besar lainnya yang berjaya di Silicon Valley pastilah sudah sangat bersahabat dengan telinga anda. Dan saya yakin di benak anda akan terbayang bahwa pemain tingkat atas yang bertanding di perusahaan-perusahaan ini adalah para pebisnis bule. Jika itu bayangan Anda, maka Anda betul. Bagaimana kalau saya sebut Marvell (Marvell Technology Group) yang merupakan pemimpin dalam produk storage, communication dan consumer silicon solutions. Apakah nama perusahaan ini men-trigger pikiran Anda? Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

October 14th, 2009 at 8:54 am

Housing Activism: Menanggapi Krisis Perumahan di Amerika Serikat

with 2 comments

Home: a building in which people live; residence for human beings, an environment offering security and happiness, a valued place regarded as a refuge or place of origin.

Pada tangal 12 September 2009, Beni Bevly* menyampaikan Webinar (Web site seminar) di kantor Majalah Kabari, San Fransciso, CA, Amerika Serikat.

Seminar ini mendiskusikan bagaimana seseorang bisa mengkontribusikan tenaga, pikiran dan waktunya kepada komunitas di mana ia tinggal di Amerika Serikat dalam menghadapi krisis perumahan. Bevly percaya bahwa dengan membantu komunitas berarti membantu diri sendiri. Lebih lengkapnya, ikuti seminar ini dengan mengklik: Housing Activism: Menanggapi Krisis Perumahan di Amerika Serikat.

(Setelah mengklik link di atas, untuk menampilkan video dalam seminar ini, klik icon kamera di sudut kanan atas di screen komputer anda. Koreksi, di bagian Masalah Mikro, seharusnya disebut subprime loan atau subprime mortgage loan, bukan jumbo loan.)

_____
*Dr. Beni Bevly adalah pendiri Overseas Think Tank for Indonesia dan Ketua Mountain House Action Group di Kalifornia Utara, Amerika Serikat.

Meningkatkan Daya Saing

without comments

The Baldrige Criteria for Performance Excellence dipergunakan sebagai bahan assessment dan improvement tool yang telah dicetak dan didistribusikan lebih dari dua juta copy secara luas.

Oleh Dr. Beni Bevly

Seperti yang diketahui bahwa pemimpin di Washington, DC, di Tanah Seberang sering mendapat tantangan dari mitra bisnisnya, terutama dari Eropa, Jepang, Korea dan China. Sementara itu, tantangan yang tidak kalah ganasnya juga datang dari dalam negeri. Untuk itulah, pemerintahan Paman Sam – yang dikenal sebagai pemerintahan kapitalis dan membatasi diri untuk mencampuri kegiatan bisnis swasta – terpaksa turun tangan dengan memberikan dukungan berupa gudelines dan penghargaan untuk meningkatkan daya saing pebisnis dalam negeri. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

September 21st, 2009 at 10:13 am

Manajemen Pelayanan Pelanggan

without comments

Illuminate your dreams!
Oleh Dr. Beni Bevly

Sering kali banyak bisnis di Tanah Seberang gulung tikar karena produknya tidak bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pelangan, kalah bersaing atau perubahan lingkungan ekonomi makro. Walaupun demikian banyak juga yang bertahan dan terus berkembang. Mengapa demikian? Salah satu jawabannya terletak pada keunggulan penerapan customer service nanagement atau manajemen pelayanan pelanggan seperti yang diterapkan di Disney’s California Advanture Park (DCA). Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

August 7th, 2009 at 9:11 am

Politik, Seks, dan Perempuan

without comments

Semestinya mereka menyadari kekuatan perempuan sebagai pemegang kekuatan perubahan alias agent of change, yang bisa dimulai dari diri sendiri dan rumah sebagai pendidik anak-anak. Sumber gambar: smh.com.au

Oleh Jennie S. Bev

Indonesia pernah mempunyai presiden perempuan dan sekarang Megawati Sukarnoputri juga sedang berkampanye untuk pemilu presiden tahun ini. Dalam hal ini, perempuan Indonesia cukup maju karena bahkan Amerika Serikat sekali pun belum pernah dipimpin oleh presiden perempuan. Di balik tampak luar yang cukup maju, sebenarnya apakah dengan adanya presiden perempuan berarti kedudukan perempuan sudah membaik, paling tidak dari segi politis? Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

July 23rd, 2009 at 4:23 pm

Kebenaran, Keadilan, dan Ekuilibrium Reflektif

without comments

Setiap bulan Mei membangkitkan kenangan akan api, darah, seruan kebesaran Tuhan yang dilacurkan, penggagahan perempuan, dan linangan air mata. Kubur-kubur anak-anak bangsa sudah lama mengering, namun luka masih basah. Keadilan tampak jauh dari gapaian.

Oleh Jennie S. Bev

Kebenaran sangat tinggi harganya. Setiap bulan Mei membangkitkan kenangan akan api, darah, seruan kebesaran Tuhan yang dilacurkan, penggagahan perempuan, dan linangan air mata. Kubur-kubur anak-anak bangsa sudah lama mengering, namun luka masih basah. Keadilan tampak jauh dari gapaian.

Akankah kebenaran dan keadilan bisa dicapai dengan ekuilibrium reflektif?

John Rawls, filsuf hukum dari Harvard menulis: dalam masyarakat teratur (well-ordered society), tatanan sosial diatur dengan konsepsi keadilan para anggotanya. Read the rest of this entry »

Written by Beni Bevly

July 23rd, 2009 at 4:11 pm