Archive for the ‘Politics and Government’ Category
Keberhasilan dan Kegagalan Infrastruktur di AS
Oleh Dr. Beni Bevly, Silicon Valley
Sama halnya dengan negara lain, negara Adi Daya Amerika Serikat (AS) juga mengalami maju mundur dalam menangani infrasturkturnya. Dalam periode tertentu, pemerintahan AS sangat berbangga dengan keberhasilannya dan dalam kurun waktu yang lain, jika dibandingkan dengan negara maju lainnya kini – agaknya pernyataan ini bisa mengejutkan sebagian besar orang – AS masih bisa disebut gagal. Strategi apa yang telah pemerintahan lokal dan federal AS lakukan dalam memacu dan memaintain pembangunan infrastruktur? Mengapa infrastruktur mengalami kemunduran dan bagaimana jalan keluarnya? Read the rest of this entry »
Jaminan Layanan Kesehatan Universal: Ke Mana Indonesia Menuju?

Image Source: dearbloggery.com
Dr. Beni Bevly, San Francisco
(Artikel ini pernah diterbitkan oleh majalah Profinance pada edisi Januari 2011).
Keberhasilan Barack Obama di Amerika Serikat (AS) menggoalkan Patient Protection and Affordable Care Act atau PPACA yang juga dikenal sebagai Affordable Care Act, Healthcare Insurance Reform, Healthcare Reform, atau Obamacare (selanjutnya disebut Obamacare) – yang ditanda-tanganinya oleh pada tanggal 23 Maret 2010 – ternyata membawa inspirasi dan desakan untuk melakukan hal yang serupa di Indonesia.
Desakan ini sangatlah valid mengingat UU No.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) menyatakan bahwa negara wajib untuk memberikan layanan kesehatan. Read the rest of this entry »
Mimpi Seorang Indonesia 1)
Oleh Dr. Beni Bevly 2)
Ide awal dari seminar dengan topik the Indonesian Dream berangkat dari keinginan untuk melakukan launching atas salah satu buku yang saya tulis yang berjudul “Aku Orang China? Narasi Pemikiran Seorang Tionghoa Muda. Keputusan untuk memilih topik ini tentu suatu hal yang sangat menggembirakan bagi saya. Namun demikian juga sekaligus menjadi suatu hal yang patut direnungkan. Mengapa? Read the rest of this entry »
Pancasila yang Keren

Sumber Gambar: beta.matanews.com
Pancasila yang Keren 1)
Oleh Dr. Beni Bevly 2)
Kini banyak pihak merasa Pancasila tidak sakti dan penuh dengan kebohongan, sehingga mereka melihatnya bukanlah objek yang keren. Terlepas dari benar atau tidaknya anggapan di atas, satu hal yang harus kita akui bahwa Pancasila tidak lagi memegang peranan sepenting ketika Orde Baru berkuasa. Berikut marilah kita diskusikan apa yang kita mau dari Pancasila? Apakah masih relevan? Jika ya, bagaimana kita mensikapinya? Apakah dengan repositioning Pancasila kita bisa membuatnya menjadi keren dan meletakkan Pancasila menjadi dasar filosofi dan pegangan rakyat Indonesia dalam bermasyarakat dan bernegara yang bisa mereka banggakan? 3) Read the rest of this entry »
eBook 13 tahun Tragedi Mei 1998: Masa Depan yang Damai
Download eBook untuk memperingati 13 tahun Tragedi Mei 1998. Masa Depan yang Damai: Anti Kekerasan dan Anti Diskriminasi Silakan disebarluaskan. Terima kasih.
Sambutan Ester Indahyani Jusuf, SH
Ketua Solidaritas Nusa dan Bangsa
Saya sangat antusias sekali ketika dihubungi oleh tim penulis buku Masa Depan yang Damai: Anti Kekerasan dan Anti Diskriminasi untuk menyampaikan kata sambutan. Rasa antusias bercampur keharuan bersahabat dengan kaum intelektual yang peduli dengan penderitaan korban. Sumbangan intelektual mereka semakin mendorong kami, para pendamping paguyuban masyarakat korban-penyintas Mei 1998, untuk senantiasa memperjuangkan penyelesaian adil bagi korban-penyintas dan Indonesia damai. Harapan demikian hendaknya semakin menjadi milik semua rakyat Indonesia. Perkenankan saya meletakkan buku ini dalam bingkai harapan ini. Read the rest of this entry »
Asian culture is thriving in America
[This article was previously published by USA Rise Up, November 16, 2009. It has been more than one year but it's still relevant.]
by Jennie S. Bev, Northern California
In today’s mainstream society, Americans illustrate a greater acceptance of Asian influences, values, and culture. Asian pop culture is thriving. From suburban noodle houses to Zen-style spas, Ayurvedic restaurants, Shiatsu massage, kanji tattoos, Yugi-Oh, Ichiro Suzuki baseball cards, Thai diners, and anime and manga comics to.. the list goes on. Read the rest of this entry »
Climate change can strain region’s security
By Evan A. Laksmana
FOLLOWING the recent ‘triple disaster’ in Indonesia – the flooding in Papua, the tsunami that hit the Mentawai islands, and the volcanic eruption in Central Java – some are wondering whether climate change will increase the intensity and frequency of similar events in the region.
The Singapore-based Economy and Environment Programme for South-east Asia (a project under the International Development Research Centre of Canada), for instance, has shown that the Read the rest of this entry »
Obama, Indonesia dan Karir Politik

Sumber gambar: voices.washingtonpost.com
Oleh Dr. Beni Bevly, San Francisco
Dari semua kunjungan kepala negara ke Indonesia, agaknya kunjungan Barack Obama, Presiden Amerika Serika (AS) pada 9 November 2010 mendapat tanggapan yang paling gegap gempita dari dalam negeri Indonesia. Tanggapan ini berkisar dari sentimental primordial, seperti agama hingga berlatar belakang ekonomi dan politik. Terlepas dari semua ini, susungguhnya apakah agenda Obama ke Indonesia dan negara-negara Asia lainnya?
Dari sisi Indonesia, kunjungan ini banyak menimbulkan nostalgia, harapan dan bahkan protes. Read the rest of this entry »
Lahir dari Rahim: Sebuah Teologi Profeminis Indonesia
Oleh P. Mutiara Andalas, S.J.[1]
Saat mencari judul buku yang dibedah hari ini, perbincangan dengan seorang rekan perempuan dari Indonesia yang mendalami teologi feminis berkelebat dalam benak. Ia dengan bangga memperlihatkan t-shirt The Vagina Monologues sambil menawarkan tiket pertunjukan yang semua pemerannya dari sebuah sekolah teologi Kristen di Berkeley. Meskipun akhirnya absen dari pertunjukan karena menghadiri acara lain, Eve Ensler mencuri perhatian sampai saya mengoleksi tulisan-tulisannya. Tuturan lugasnya pada bagian My Vagina is My Village memaku saya pada keterpukauan.
There is something between my legs. Read the rest of this entry »
Tipping point, terrorism and crimes against humanity
by Jennie S. Bev
It’s mind-boggling that the National Police have claimed they are one of the best police forces in the world in tackling terrorism and that the government has claimed it is an administration that governs a pluralistic country. Their claims are far from factual conditions. Otherwise many people wouldn’t be puzzled.
The Islam Defenders Front’s (FPI) acts of terror are rampant and have reached a point where religious minorities, including both non-Muslims and Muslims, have no place to stand and breathe. Recently, the places of worship and private residences of the Ahmadiyah Muslim sect have been ransacked, destroyed and burned. People have been abused physically, mentally, and emotionally. Read the rest of this entry »
The Indonesian Defence Forces: Strategic Changes and Implications

Image source: oursurprisingworld.com
by Evan A. Laksmana
FOLLOWING PRESIDENT Susilo Bambang Yudhoyono’s re-election in November 2009, the Indonesian National Defence Forces (TNI) have undergone several structural changes, many of which escaped notice of a public distracted by the numerous political dramas unfolding in Jakarta.
Many of these changes will have significant implications for the country’s still nascent military reform process and could potentially change the entire outlook of the defence establishment. Read the rest of this entry »
AS dan Kebebasan Beragama

Image source: reddogreport.com
Oleh Dr. Muhamad Ali
Kontroversi pembangunan pusat Islam di dekat Ground Zero—tempat serangan teroris 11 September 2001— membuat Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang beragama Protestan harus angkat bicara. Wali Kota New York Michael Bloomberg, yang beragama Yahudi, sebelumnya mendukung.
Meski awalnya low profile karena itu ia anggap urusan Kota New York, ikut campurnya Obama menunjukkan isu Islam dan Barat, Islam dan keamerikaan, serta agama dan kebebasan agama belum selesai di Amerika Serikat. Read the rest of this entry »
Re-engagement with Kopassus
The recent announcement by Secretary of Defense Robert Gates that the US will begin “a gradual, limited program of security cooperation activities” with the Indonesian Army’s Special Forces (Kopassus) sparked an immediate controversy.
While the ban restricting the Kopassus from training on US soil or receive funding for lethal combat training is still likely to be in place for a while, the symbolic statement of opening formal lines of communications — beginning with “staff level discussions”— speaks louder than the actual deed. Read the rest of this entry »
Interpreting Koran as the source of living fatwas
[Note: This article is an example of my attempt in peace-building and creating better understanding in a pluralistic and multicultural society.]
by Jennie S. Bev
In Indonesia, clerics and their “political” organization Indonesian Ulema Council (MUI) have been making headlines with their so-called “fatwas.” Even though some fatwas make sense, like forbidding smoking, which is bad for one’s health, other fatwas sound trivial. Read the rest of this entry »
View point: The perils of irrationality and diplomacy

Image source: qualityartprints.co.uk
By Jennie S. Bev, San Francisco
The world is both rational and irrational. Specifically, the world of politics is full of irrationality throughout the history of mankind. Thus, it might attest that men are intrinsically irrational, or at least those with power are.
In Laws, Plato said, “Peace is only a name; in reality, every city is in a natural state of war with every other.” Peace is the rational choice, yet those in politics have been deliberately choosing violence in the name of security and maintaining power status quo. Read the rest of this entry »









